PENGARUH JENIS PELARUT PADA PROSES EKSTRAKSI TERHADAP KUALITAS PIGMEN BUNGA TURI

Elfi Anis Saati 1), Mujianto 1), Nur Hastuti 2)

Staf pengajar Jurusan THP Univ. Muh. Malang, 2) Alumni THP-UMM

Bunga turi (Sesbania grandiflora (L) Pers) memiliki 2 jenis warna yaitu merah dan putih. Bunga turi merah mengandung antosianin dan bunga turi putih mengandung flavonoid. Antosianin merupakan pigmen alam penyebab warna oranye, merah, biru, dan ungu, sedangkan flavonoid berwarna coklat, kuning dan tidak berwarna. Pada tanaman, antosianin dan flavonoid terdapat pada bunga, buah, dan bersifat larut dalam air (Gross, 1987).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pelarut yang tepat pada proses ekstraksi bunga turi merah dan turi putih dan mengetahui jenis pigmen yang terkandung dalam bunga turi merah dan turi putih.

Penelitian ini menggunakan sampel penelitian yaitu bunga turi merah dan bunga turi putih. Masing-masing sampel penelitian diteliti dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana. Pigmen bunga turi merah terdiri dari 3 level perlakuan jenis pelarut yang berbeda yaitu: M1 = aquades : asam sitrat, M2 = aquades : sari jeruk nipis, M3 = aquades : etanol : asam sitrat dengan kombinasi perbandingan sebagai berikut: aquades : asam sitrat ( 9 : 1), aquades : sari jeruk nipis (9 : 1), aquades : etanol : asam sitrat (5 : 4 : 1) dan pigmen bunga turi putih terdiri dari 2 level perlakuan jenis pelarut yang berbeda yaitu: P1 = aquades : asam sitrat, P2 = aquades : asam asetat dengan kombinasi perbandingan sebagai berikut: aquades : asam sitrat aquades : asam sitrat ( 9 : 1), aquades : asam asetat (95 : 5). Masing-masing perlakuan pada kedua pigmen tersebut diulang sebanyak 3 kali. Setelah memperoleh hasil analisa dari pigmen tersebut, ditentukan kualitas dan kuantitas pigmen terbaik dari masing-masing bunga turi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga turi merah mengandung antosianin dengan jenis Sianidin 3-glokosida dan pelargonidin 3 (p-umarilglukosida) 5-glukosida sedangkan bunga turi putih mengandung pigmen flavonoid dengan jenis apigenin (flavon) dan kuersetin (flavonol). Jenis pelarut berpengaruh nyata terhadap pH, absorbansi, intensitas warna, kadar dan rendemen yang dihasilkan oleh pigmen bunga turi merah dan bunga turi putih. Kualitas pigmen terbaik bunga turi merah diekstrak menggunakan pelarut aquades : asam sitrat : etanol dengan memiliki pH 1,67, absorbansi 30,67, intensitas warna nilai L 25,17 nilai a +10,47, nilai b – 0,37, memiliki kadar antosianin 42 mg/100ml dan rendemen 24,13 %. Kualitas pigmen terbaik bunga turi putih diekstrak menggunakan pelarut aquades : asam sitrat dengan memiliki pH 1,17, absorbansi 22,87, intensitas warna nilai L 40,93, nilai a + 1,10, nilai b + 37,10 dan rendemen 16, 10%.

Kata Kunci : pigmen antosianin, bunga, turi merah

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: