Febby J. Polnaya1, J. Talahatu1, Haryadi2, D.W. Marseno2, H.C.D. Tuhumury1
1 Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka – Ambon
2 Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, Jl. Sosio Yusticia Bulaksumur – Yogyakarta
INTISARI
Pati sagu dalam penggunaannya, sangat ditentukan oleh sifat-sifat fisiko-kimia. Sampel pati sagu yang dianalisis meliputi Sagu Tuni (Metroxylon rumphii Mart.), Sagu Ihur (M. sylvestre Mart.), Sagu Molat (M. sagu Rott.) dan Sagu Makanaru (M. longispinum Mart.) yang diekstrak segera setelah dilakukan penebangan pohon. Komposisi proksimat menunjukkan bahwa kadar air pati sagu bervariasi antara 12,50-12,99%, kadar abu 0,123-0,139%, lemak 0,230-0,286%, serat kasar 0,011-0,033% dan protein total 0,216%-0,265%. Kadar amilosa berkisar antara 35,13-38,65%. Kejernihana pasta pati bervariasi antara 29,19-56,49%T650 dan setelah disimpan selama 5 hari pada suhu 4oC, maka kejernihan pasta turun menjadi 1,71-4,37%T650. Suhu awal gelatinisasi pati sagu berkisar antara 70,5-73,5oC, suhu puncak gelatinisasi 76,5-84oC dan viskositas maksimum 1.717-1.933 BU. SEM menunjukkan bentuk granula pati sagu adalah oval dengan diameter 20-40 mm.
Kata-kata Kunci: Pati Sagu, komposisi proksimat, kejernihan pasta, gelatinisasi
Koresponding:
Febby J. Polnaya (febbyjpolnaya@yahoo.com)
d.a. Fakultas Pertanian Universitas Pattimura
Jl. Ir. M. Putuhena, Kampus Poka – Ambon 9723
Maret 8, 2009 pukul 9:44 pm |
saya mahasiswa universitas andalas padang, sumatra barat. saya ingin melakukan penelitian tentang hidrolisis pati sagu dg enzim, apakah saya boleh mintak data untuk sifat-sifat fisika dan kimia dari sagu secara keseluruhan?
Maret 22, 2009 pukul 7:24 am |
artikel lengkapnya ada di cd prosiding seminar dengan harga 60 rb tambah ongkos kirim 10rb