Arsip untuk Oktober, 2008

Seminar Nasional Green Product

Oktober 13, 2008

Pusat Penelititian lingkungan hidup Universitas Brawijaya turut memiliki tanggungjawab yang besar dalam rangka menindaklanjuti Bali Road Map sebagaimana pusat studi lingkungan lain se Indonesia. Dengan perannya yang cukup strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan serta turut serta dalam konsep Kementrian Lingkungan Hidup yaitu mitigasi, adaptasi dan pengembangan ekonomi masyarakat. Sebagaimana hasil Bali Road Map yang salah satunya adalah pengembangan produk ramah lingkungan, maka seminar nasional green product merupakan wahana yang tepat dalam rangka menghadapi tantangan lingkungan hidup di masa depan.

Penyelenggaraan seminar nasional ini akan bertemakan “PENGEMBANGAN TEKNOLOGI MENUJU PRODUK RAMAH LINGKUNGAN”. Seminar ini diharapkan akan melahirkan ide, gagasan dan konsep yang inovatif dan aplikatif pada umumnya dalam menindaklanjuti Bali Road Map dan isu perubahan iklim dengan melakukan tindakan pengembangan energi, desain dan pengelolaan yang ramah lingkungan pada khususnya.

Secara ringkas, seminar nasional ini akan memberikan sumbangan pemikiran dalam memperkaya wacana produk ramah lingkungan dalam upaya pencegahan (mitigasi), penyesuaian (adaptasi) dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pencegahan dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi laju emisi Gas Rumah Kaca dari berbagai sumber dan meningkatkan laju penyerapannya dengan melakukan berbagai riset. Agenda pencegahan ini dalam program pembangunan yang berkelanjutan harus secara tegas mengacu pada sasaran-sasaran reduksi emisi gas rumah kaca dan intensitas energi dari pertumbuhan ekonomi serta merumuskan kebijakan, termasuk pengalokasian dana untuk aktifitas yang berpihak pada lingkungan hidup. Aktifitas yang berpihak pada lingkungan hidup antara lain adalah : gerakan dan perilaku hidup yang hemat energi, pengembangan energi alternatif, pengelolaan sampah berbasis komunitas, daur ulang sampah, pengembangan ruang terbuka hijau, pembuatan sumur resapan atau biopori, revitalisasi sumber air, situ dan sungai, pengembangan konsep tata ruang kota yang berwawasan lingkungan dan pengembangan konsep desain rumah yang ramah lingkungan (green design).

makalah ditunggu paling lambat 3 november 2008 abstrak paling lambat 1 november 2008 ke email: sasimurti@yahoo.co.id

diadakan pula pameran produk. anda tertarik silahkan gabung dengan biaya 100 rb per stand hubungi nhidayat@brawijaya.ac.id

ASPEK BIOPIGMEN DALAM KUALITAS DAN KETAHANAN PANGAN

Oktober 9, 2008

Leenawaty Limantara 1* dan Puji Rahayu 2

1Ma Chung Research Center for Photosynthetic Pigments, Universitas Ma Chung, Malang 65151

2Mochtar Riady Institute for Nanotechnology, Lippo Karawaci

* leenawaty.limantara@machung.ac.id

 

ABSTRAK

Peningkatan produksi pangan adalah salah satu cara yang dapat ditempuh dalam memantapkan kualitas dan ketahanan pangan. Biopigmen menawarkan satu solusi untuk meningkatkan produksi pangan dengan memanfaatkan pigmen alami sebagai pewarna makanan karena lebih aman dibandingkan pewarna sintetik. Penggunaan pigmen alami dalam produk makanan akan meningkatkan produktivitas dan kualitas gizi makanan. Daun suji, daun katuk, daun singkong (sumber klorofil), kesumba, kelapa sawit, saffron, wortel (sumber karotenoid), kunyit, temu lawak, temu giring (sumber kurkuminoid), akar mengkudu, kulit manggis, daun muda jati, indigo (sumber antosianin) adalah beberapa contoh sumber daya lokal Indonesia penghasil pigmen alami.

 

Kata kunci: biopigmen, klorofil, karotenoid, kurkuminoid, antosianin